Pages

Minggu, 26 Maret 2017

Zamzam Hotel Batu: Hotel yang Punya Masjid



Haahh? Yang bener?

Mungkin beberapa di antara kalian bakal bereaksi demikian kalau baca judul di atas.  Jangankan kalian, aku aja nih, yang ke hotel itu saat dhuhur dan nanya musholla (secara di mana-mana di Indonesia ini kan hotel paling-paling punya tempat sholat yang seuprit dan tertulis ‘musholla’) trus dijawab sama resepsionis ‘masjid di belakang, jalan aja lurus nanti belok kiri’, sama sekali nggak membayangkan bakal menemui ‘masjid’ yang beneran masjid di sebuah hotel.
Gak percaya? Liat aja.


Masjid Zamzam

Yang menarik, masjid itu ternyata punya akses ke rumah penduduk, jadi siapapun boleh sholat di situ. Masjid tersebut juga menyelenggarakan sholat jumat dan taraweh. Keren ya? Berapa banyak sih hotel yang mikir sampai sebegitunya?


Akses penduduk ke masjid


Aku sempat nanya sih sama pihak manajemen, bagaimana dengan keamanan para tamu mengingat orang luar bisa mengakses hotel dengan mudah (ada beberapa pintu yang langsung ke pemukiman penduduk. Ini patut diapresiasi karena ini berarti hotel menyatu dengan lingkungan (bandingkan dengan hotel-hotel lain yang rata-rata bertembok tinggi) tapi sekaligus juga bikin sedikit kuatir). Apalagi kunci kamar masih manual. (Iya, manual sodara.) 
Kata pihak hotel sih, alhamdulillah selama ini aman-aman aja, nggak ada penduduk yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Mungkin karena didukung hubungan yang baik antara hotel dengan lingkungan.
Yah, baguslah kalau begitu. Semoga ke depannya juga tetap aman-aman saja.

Hotel yang berdiri di lahan seluas 14.000 m2 ini lumayan baru di kota Batu. Mulai beroperasi bulan Mei 2014. Property-nya juga masih kinclong-kinclong.
Aku sendiri udah lama sih dengar namanya *dengar doang mah gak guna* (gunaa dong telinganyaa), liat di traveloka sering *tuh kan liat doang* (cerewet ahh), tapi baru kali ini punya kesempatan menjelajahi isinya.

Pintu masuk
Hotel ini terletak di Jl. Abdul Gani Atas. Kalau nyari di google maps, akan keluar alamat Jl. Abdul Gani Atas V. Jangan terkecoh sama alamat ini ya teman. Soalnya gang V ini kecil banget. Hampir aja kami masuk ke situ kalau nggak mikir ‘gak mungkin hotel besar ada di gang kecil’. Yang jelas, kalau kalian datang dari arah Batos, begitu ketemu museum Angkut belok kiri aja, lurus trus belok kanannya ikuti jalan besar. Tar di sebelah kanan jalan bakal kelihatan hotelnya dengan tulisan besar di atas. Masuk deh ke kanan. Akses jalan yang masuk ini emang belum begitu bagus. Katanya sih dijanjikan mulu sama pemkot buat diperbaiki tapi belum diperbaiki juga. Udah aspal sih, tapi berlubang di beberapa spot. Kalau malam juga gak begitu terang secara lampu jalannya seuprit-uprit. Sayang banget dah hotel sekeren ini kurang didukung akses jalannya sama pemkot. *demo*


Akses jalan ke arah Jl. Abdul Gani Atas


Akses jalan ke arah rumah penduduk
Waktu masuk ke lobi, awalnya aku nggak begitu terkesan walaupun kuakui lobinya lumayan keren, apalagi dengan tangga yang sangat instagramable ini. 

Tangga Zamzam yang hits itu

View dari lantai 2
Soalnya udah keseringan banget ditipu sama lobi keren hotel-hotel lain tapi begitu masuk kamar ternyata luasnya kayak kandang burung. *lebay loe* (biarinnn)
Tapi di sini, di Zamzam,  kamarnya luas-luas, sodara! Lobi kerennya nggak menipu! Superiornya aja nih, luasnya 35 m2. Bandingkan sama hotel lain yang setaraf yang biasanya standar/superior roomnya cuma 28-32 m2

Superior lantai 1

Superior 303. Abaikan para penampakan, hehehe
Oya, untuk superior, ada kamar yang most wanted banget, yaitu kamar 303, satu-satunya kamar superior di lantai 3 yang view-nya kerenn.


View dari balkon kamar 303. Betahh.
Para tamu yang pernah menginap di kamar 303 biasanya repeat order kamar yang sama. Kalau berniat menginap di kamar itu juga, pesanlah jauh-jauh hari ya teman.
 
Walaupun luas, sayangnya di tipe superior ini kursinya cuma ada semata wayang. Kalau ada tamu harus rela gegoleran kali ya?

Yang lebih nyaman sih kamar deluxe, harga selisih dikit tapi dapet additional couch. Ada sebuah sofa dan sebuah lagi yang flat.


Deluxe dengan couch

Luas kan?

Yang lantai 1 ada berandanya. Lantai atas ada balkon. Ini pintu ke beranda kalau di lantai 1, balkon kalau lantai 2 dan 3.

Luas kamar deluxe ini 40 m2. Selisih 5 m2 ternyata terasa banget ya kalau untuk sebuah kamar? Udah cukup buat anak kecil lari-larian. *pola pikir emak-emak*
Oya, tipe superior dan deluxe kamar mandinya pake standing shower.


Bathroom superior dan deluxe
Kalau pingin yang ada bathtubnya, pilih aja tipe executive atau suite.
Selain dapat bathtub, tipe executive akan kasih kita kamar seluas 48 m2, additional couch, dan masih ada tambahan fasilitas karpet kecil. Lumayan buat main dakon atau ular tangga.  *tetep mode emak-emak*
Executive

Karpet lembut
Sayang sekali file foto bathroom untuk executive ini rusak, jadinya nggak bisa keaplot. Maaf ya.
 
Sebagai hiburan, bisa diliat aja bathroom untuk tipe junior suite ini.


Junior suite bathroom
Elegan kan kamar mandinya? Yang executive gak persis kayak gini sih, tapi lumayanlah ya..

Bathroomnya aja seelegan itu, gimana dong kamarnya?

Junior suite

Hiyyy, ada siapa itu di cermin?



Kamar seluas 53 m2 ini dilengkapi karpet, satu set kursi tamu dan satu set meja makan. Meja makannya nggak ke-capture ya? Heheh, maklum ya, beginilah fotografer abal-abal, zooming aja masih sering lupa. 

Tipe selanjutnya adalah family. Ini kamar favorit keluarga kecil (dan besar, hehe) karena dengan luas yang 63 m2, bisa mengakomodir 4 orang karena berisi 2 tempat tidur ukuran besar (lupa nanya ukurannya, tapi kayaknya sih queen). 

Twin double bed

Bisa buat lari-larian anak kecil, hehe..

Bathroom tipe family


Oya semua bed di Zamzam Hotel ini pake King Koil loh teman. Dijamin nyaman lah pokoknya stay di sini mah.

Jenis kamar yang terakhir dan paling besar adalah deluxe suite. Luasnya 64 m2. Udah kayak rumah kecil aja ini. Apartemen aja kalah luas (tahu sendiri apartemen di Malang segede apa). Kamar mandinya aja udah luas banget, bisa dipake senam kesegaran jasmani (you know what I mean lah, hahaha).

Deluxe suite. Cuma tersedia 2 kamar.

Bookshelf aja ada lho *penting buat bookworm*

Kamar mandi yang luas pake  banget
Oya, buat yang pernah ke Batu pasti tahu dong kalau rata-rata hotel di Batu gak pake AC karena hawanya udah dingin? Nah di Zamzam ini beda, ada ACnya, karena banyak juga tamu yang menanyakan fasilitas ini. Walaupun ujung-ujungnya ketika dateng juga belum tentu dinyalain. Belum tahu dia dinginnya Batu, hehehe..

Ngomongin hotel, belum lengkap dong kalau belum bahas soal makanan. 

Zamzam punya satu resto (Panderman Resto) dan untuk kongkow-kongkow ada satu lounge (Kawi Lounge). 

Kawi lounge


Ada electone juga

Panderman resto menyajikan pilihan sarapan berupa jajanan tradisional, roti dan main course-nya adalah masakan Indonesia. Belum nyoba sih breakfast-nya, karena kebetulan waktu itu kami baru nyoba makan siangnya. Menu: traditional food. Aku sendiri pilih tahu bacem, ayam goreng dan karena trigliserida sedang tinggi, kuabaikan sayur lodeh yang tampak menggoda itu dan memilih cah baby kailan (yup, cah baby kailan yang biasanya masuk chinese food itu di sini dijadiin menu masakan Indonesia).

 
Panderman Resto


Emak-emak lagi makan siang. Jangan diganggu.

Traditional food
Secara rasa, jujur nih, bagiku kurang tasty. Hampir sama seperti makanan hotel pada umumnya yang kurang berani bumbu.  Jadi ingat mamaku yang kalau makan masakan hotel hampir selalu sambil protes, "Ini kurang bawang, harusnya pake ini, pake itu, de el el, de es be," hehehe...

Karena penasaran, kluthusanlah kita ke dapur dan nanya sama chefnya. Kata beliau, masakan di Zamzam memang nggak pakai MSG. Well, yah, that's good of course, tapi nggak pakai MSG nggak selalu berarti kurang tasty kan? Masakan mamaku juga nggak pakai MSG tapi kok enak ya? *hidup mama-mama!* *didemo chef hotel-hotel*


Dapur yang mudah diakses tamu

Gangguin chef dulu
Tapi buat kita yang muslim, makanan bukan cuma perkara rasa, kan? Yang terpenting justru kehalalannya, dan di Zamzam, mereka berkomitmen untuk hanya menyediakan makanan halal, bahkan menolak menyediakan makanan tidak halal walaupun tamu yang meminta. Prinsip yang jarang-jarang ditemui ya?

Oya, Zamzam punya pengolahan limbah sendiri lho untuk dapurnya. Sedangkan untuk limbah kamar mandi, mereka menggunakan resapan air yang ramah lingkungan. Ini penting untuk keberlangsungan suplai air lokal. Impressive, isnt't it?

Selain soal makanan, sudah jadi kebutuhan primer kayaknya buat tamu untuk dapat view yang keren ketika makan. Di sini, mata kita bakal dimanjakan banget sama pemandangan alam yang menyejukkan jiwa. Ada bukit Panderman (alias bukit Putri Tidur) di sebelah kiri serta gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro di sebelah kanan.

View gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro

View bukit Panderman dan kebun buah naga
Selain pemandangan yang bikin seger mata itu, ada lagi yang bikin seger lho. Bisa nebak dong? Yak, bener banget, apalagi kalau bukan kolam renang. 
Kolam di sini terdiri dari 3 kedalaman, mulai 50 cm sampai dengan 2 meter. 

Kolam renang dan gazebo
Buat yang bawa anak dan mau renang di sini, tolong anaknya diawasi dengan baik ya, soalnya ada peringatan bahwa kolam ini tidak ada penjaganya, jadi keselamatan ditanggung masing-masing. Hati-hati.

Fasilitas olahraga lain adalah lapangan futsal. Ada 2 lapangan yang tersedia.  Ini istimewa banget karena jarang-jarang men, ada hotel punya lapangan futsal.

 
Lapangan futsal
Benar-benar memanjakan sport freak ya? Mau hiking juga okelah, secara lokasinya di gunung. Mungkin ke depannya perlu juga dilengkapi fasilitas sepeda buat yang pingin cycling ringan.

   
Bukan cuma sekedar pemandangan, kamar, fasilitas dan makanan, ada lagi yang lebih keren di Zamzam ini lho teman, yaitu prinsipnya. Selain membuka akses bagi masyarakat untuk terlibat di masjid, pihak hotel juga menyediakan store yang menjual kerajinan dari masyarakat sekitar.

Store yang menjual kerajinan. Lokasinya di lobi hotel.
  
Hotel ini juga ramah disabilitas, bisa dilihat dari aksesnya untuk pengguna kursi roda dan toilet yang ada pegangannya.

Koridor
Disability friendly toilet
Cuma lift-nya kecil banget, jadi misalnya ada pengguna kursi roda yang masuk lift, mungkin tasnya harus menyusul, hehehe...

Okeehhh, yang terakhir ini khusus untuk yang mau bikin MICE atau arisan atau lamaran atau wedding, Zamzam punya beberapa hall yang view-nya keren-keren.
Seperti Arjuna Hall yang mampu menampung 250 tamu yang dijamin bakal melongo kalo memandang keluar jendela.

Arjuna Hall

Semeru Hall

Wilis Hall
What can I say? This hotel is adorable in many ways.

Oya hampir lupa, publish rate sementara ada di sini ya. 


Seperti biasa, kalau mau dapat harga lebih murah, booking onlen saja, hehehe... 

Cus aja yang mau kontak langsung bisa ke: 
Hotel Zamzam Batu 
Jl. Abdul Gani Atas 
Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia
No Telp. 0341-591148/591149 
Website: www.zamzamhotel.com
 

Blogger news

Blogroll

Blogger templates

About